inquiry letter
Street Address
City, State Zip Code
Phone Number
Date
Individual's Name
Job Title
Name of Organization
Street Address
City, State Zip Code
Dear Mr./Ms. ________________________________:
Perhaps you are seeking an
addition to your marketing team. A new person can provide innovative
approaches to the challenges of marketing. I am an innovator of new
ideas, an excellent communicator with buyers, and have a demonstrated
history of marketing success.
Presently, I am marketing
computer products for a major supplier using television, radio and news
advertising. I have a reputation for putting forth the effort required
to make a project succeed.
Enclosed is my resume for your
review and consideration. EFTG Industries has a reputation for
excellence. I would like to use my talents to market your quality line
of technical products. I will call you to further discuss my talents and
how I can benefit your company. If you prefer, you may reach me in the
evenings at (555) 555-5555.
Thank you for your time. I look forward to meeting you.
Sincerely,
(Your Signature in blue or black ink)
Your typed name
Enclosure
order letter
154 Green Avenue
Newyork, USA
January 5, 2010
Ms. K. Hutchinson
Beller Company, Inc.
424 Park Avenue
New York, New York 10021
Dear Ms. Hutchinson :
Thank you for sending your catalog so promptly. It arrived within a few days of my request. Please send me the following items by parcel post :
1 copy Emmet and Mullen,
High School Algebra @ $7.50 $ 7.50
25 copies Pinehurst,
Plane Geometry @ $8.75 $ 218.75
Total $ 226.25
I am enclosing a money order for 226.25. If there are additional charges, please let me know.
Please mail the books to the address given above.
Very truly yours,
Brandon Michael
source
http://www.careeronestop.org/Resumesinterviews/Letters/InquiryLettersample.aspx
http://www.englet.com/order
Rasyad_Kaldrake's Blog
Rabu, 30 Oktober 2013
Selasa, 01 Oktober 2013
Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris
ini merupakan sebuah contoh surat lamaran kerja dalam bahasa inggris
sumber : http://www.banksurat.com/surat-lamaran/inggris/lengkap/
Jakarta, May 29th
2012
Attention To:
Human Resources Department
PT. Kopi Kadal Adi
Jl. Moh Hatta no. 45
Jakarta
Dear Sir/Madam,
Having known about a job vacancy advertised on Media Indonesia, 25th
in the position of Account Executive (AE).
I am a 23 year old male, graduated from a reputable university, having skill in English, both written
and spoken and also operating computer. I am a hard worker, able to work in individual and in
team.
I would gladly welcome an opportunity to have an interview with you at your convenience. I hope
my skills can be one of your company's assest. I am looking forward to hearing from you in the near
future. Thank you for your consideration and attention.
May, 2012, I am interested
Sincerely yours,
Aang Hermansyah
Enclosures :
- Curriculum Vitae
- Copy of ID Card
- Popy of Final Certificate
- Photo
sumber : http://www.banksurat.com/surat-lamaran/inggris/lengkap/
Jakarta, May 29th
2012
Attention To:
Human Resources Department
PT. Kopi Kadal Adi
Jl. Moh Hatta no. 45
Jakarta
Dear Sir/Madam,
Having known about a job vacancy advertised on Media Indonesia, 25th
in the position of Account Executive (AE).
I am a 23 year old male, graduated from a reputable university, having skill in English, both written
and spoken and also operating computer. I am a hard worker, able to work in individual and in
team.
I would gladly welcome an opportunity to have an interview with you at your convenience. I hope
my skills can be one of your company's assest. I am looking forward to hearing from you in the near
future. Thank you for your consideration and attention.
May, 2012, I am interested
Sincerely yours,
Aang Hermansyah
Enclosures :
- Curriculum Vitae
- Copy of ID Card
- Popy of Final Certificate
- Photo
Rabu, 23 Januari 2013
Daftar Pustaka
Berikut ini merupakan contoh dari bagaimana penulisan daftar pustaka pada penulisan makalah, skripsi atau penelitian dan lain sebagainya.
1. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari internet, pertama; tulis nama, kedua; tulis (tahun buku atau tulisan dibuat dalam tanda kurung) setelah itu beri (tanda titik), ketiga; tulis judul buku/tulisannya lalu beri (tanda titik) lagi, keempat; tulis alamat websitenya gunakan kata (from) untuk awal judul web dll setelah itu beri tanda koma, kelima; tulis tanggal pengambilan data tersebut ok. Seperti contoh dibawah ini:
- Albarda (2004). Strategi Implementasi TI untuk Tata Kelola Organisasi (IT Governance). From http://rachdian.com/index2.php?option=com_docman&task=doc_view&gid=27&Itemid=30, 3 August 2008
2. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari buku, pertama; penulisan nama untuk awal menggunakan huruf besar terlebih dahulu setelah nama belakang ditulis beri (tanda koma), dimulai dari nama belakang lalu beri (tanda koma) dan dilanjutkan dengan nama depan, kedua; tahun pembuatan atau penerbitan buku, ketiga; judul bukunya ingat ditulis dengan mengunakan huruf miring setelah judul gunakan (tanda titik), keempat; tempat diterbitkannya setelah tempat penerbitan gunakan (tanda titik dua), dan kelima; penerbit buku tersebut diakhiri dengan (tanda titik). Seperti contoh dibawah ini:
- Peranginangin, Kasiman (2006). Aplikasi Web dengan PHP dan MySql. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.
- Soekirno, Harimurti ( 2005). Cara Mudah Menginstall Web Server Berbasis Windows Server 2003. Jakarta: Elex Media Komputindo.
3. Penulisan daftar pustaka yang lebih dari satu/dua orang penulis dalam buku yang sama. Pertama tulis nama belakang dari penulis yang pertama setelah nama belakang beri (tanda koma) lalu tulis nama depan jika nama depan berupa singkatan tulis saja singkatan itu setelah nama pertama selesai beri (tanda titik) lalu beri (tanda koma) untuk nama kedua / ketiga ditulis sama seperti nama sali alis tidak ada perubahan, yang berubah penulisannya hanya orang pertama sedangkan orang kedua dan ketiga tetap. Setelah penulisan nama kedua selesai, nah jika tiga penulis gunakan tanda dan (&) pada nama terakhir begitupula jika penulisnya hanya dua orang saja, setelah penulisan nama selesai, Kedua; tahun pembuatan atau cetakan buku tersebut dengan diawali [tanda kurung buka dan kurung tutup/ ( )] setelah itu beri (tanda titik). Ketiga; judul buku atau karangan setelah itu beri (tanda koma) dan ditulis dengan huruf miring ok. keempat; yaitu penulisan tempat penerbitan/cetakan setelah itu beri (tanda titik dua : ) dan terakhir kelima; nama perusahaan penerbit buku atau tulisan tersebut dan diakhiri (tanda titik) ok. Untuk gelar akademik tidak ditulis dalam penulisan daftar pustaka. Nah ini contohnya Seperti dibawah ini:
- Suteja, B.R., Sarapung, J.A, & Handaya, W.B.T. (2008). Memasuki Dunia E-Learning, Bandung: Penerbit Informatika.
- Whitten, J.L.,Bentley, L.D., Dittman, K.C. (2004). Systems Analysis and Design Methods. Indianapolis: McGraw-Hill Education.
Perlu diingat juga untuk penulisan daftar pustaka yang banyak harus berurutan penulisannya. Nama dari sumber yang diambil sebagai daftar putaka ditulis berdasarkan urutan Abjad dari nama masing-masing tersebut, dimulai dengan Abjad A-Z itulah urutan penulisan daftar pustaka yang baik yaitu sesuai dengan urutan nama-namanya.
sumber http://faisal14.wordpress.com/2009/03/02/cara-menulis-daftar-pustaka/Ejaan Yang Disempurnakan
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah ejaan bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya, Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.
[sunting]
Pada 23 Mei 1972, sebuah pernyataan bersama ditandatangani oleh Menteri Pelajaran Malaysia Tun Hussein Onn dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Mashuri. Pernyataan bersama tersebut mengandung persetujuan untuk melaksanakan asas yang telah disepakati oleh para ahli dari kedua negara tentang Ejaan Baru dan Ejaan Yang Disempurnakan. Pada tanggal16 Agustus 1972, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1972, berlakulah sistem ejaan Latin bagi bahasa Melayu ("Rumi" dalam istilah bahasa Melayu Malaysia) dan bahasa Indonesia. Di Malaysia, ejaan baru bersama ini dirujuk sebagai Ejaan Rumi Bersama
.Sejarah
Selanjutnya pada tanggal 12 Oktober 1972, Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan buku "Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan" dengan penjelasan kaidah penggunaan yang lebih luas. Setelah itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 27 Agustus 1975 Nomor 0196/U/1975 memberlakukan "Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan" dan "Pedoman Umum Pembentukan Istilah".
[sunting]Revisi 1987
Revisi 2009Pada tahun 1987, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0543a/U/1987 tentang Penyempurnaan "Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan". Keputusan menteri ini menyempurnakan EYD edisi 1975.
[sunting]
Perbedaan dengan ejaan sebelumnyaPada tahun 2009, Menteri Pendidikan Nasional mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 46 Tahun 2009 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Dengan dikeluarkannya peraturan menteri ini, maka EYD edisi 1987 diganti dan dinyatakan tidak berlaku lagi.
[sunting]
Perbedaan-perbedaan antara EYD dan ejaan sebelumnya adalah:
- 'tj' menjadi 'c' : tjutji → cuci
- 'dj' menjadi 'j' : djarak → jarak
- 'j' menjadi 'y' : sajang → sayang
- 'nj' menjadi 'ny' : njamuk → nyamuk
- 'sj' menjadi 'sy' : sjarat → syarat
- 'ch' menjadi 'kh' : achir → akhir
- awalan 'di-' dan kata depan 'di' dibedakan penulisannya. Kata depan 'di' pada contoh "di rumah", "di sawah", penulisannya dipisahkan dengan spasi, sementara 'di-' pada dibeli, dimakan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.
Sebelumnya "oe" sudah menjadi "u" saat Ejaan Van Ophuijsen diganti dengan Ejaan Republik. Jadi sebelum EYD, "oe" sudah tidak digunakan.
Untuk penjelasan lanjutan tentang penulisan tanda baca, dapat dilihat pada Penulisan tanda baca sesuai EYD
sumber wikipedia
sumber wikipedia
ragam bahasa indonesia
1) Ragam menurut golongan penutur bahasa, terdiri atas:
a) Ragam Daerah, dikenal dengan nama logat atau dialek
b) Ragam Pendidikan, terdiri atas ragam bahasa baku dan ragam bahasa tidak baku
c) Sikap penutur, dikenal dengan langgam atau gaya
2) Ragam menurut jenis pemakaian bahasa, terdiri atas
a)Ragam dari sudut pandang bidang/pokok persoalan. Misalnya, ragam bahasa bidang politik (istilah khusus)
b) Ragam menurut sarananya: ragam lisan dan tulisan Karakteristik Ragam Bahasa Tulis
• Accuracy (akurat) yaitu kelogisan segala informasi atau gagasan yang dituliskan
• Bravety (ringkas) yaitu pengungkapan gagasan yang ringkas, tidak menggunakan kata-kata mubazir
• Clarity (jelas) yaitu tulisan mudah dipahami, penalaran jelas, tidak menimbulkan tafsir ganda.
Ragam Bahasa Berdasarkan Wacana :
1. Ragam Ilmiah: bahasa yang digunakan dalam kegiatan ilmiah, ceramah, tulisan-tulisan ilmiah
2. Ragam Populer: bahasa yang digunakan dalam tulisan sehari-hari dan dalam pergaulan sehari-hari
Ragam Bahasa Baku :
• Ciri Ragam Bahasa Baku :
1. Kemantapan dinamis
2. Kecendekiaan
3. Keseragaman kaidah
• Ciri Struktur bahasa Indonesia Baku :
1. Lengkap secara morfologis
2. Lengkap secara struktur
3. Penggunaan jenis kata/diksi yang tepat
4. Penggunaan kalimat yang efektif
5. Keparalelan/kesejajaran
sumber http://blog-kuliah.blogspot.com/2012/12/ragam-bahasa-indonesia_7.html#ixzz2Ipx9uoqQ
a) Ragam Daerah, dikenal dengan nama logat atau dialek
b) Ragam Pendidikan, terdiri atas ragam bahasa baku dan ragam bahasa tidak baku
c) Sikap penutur, dikenal dengan langgam atau gaya
2) Ragam menurut jenis pemakaian bahasa, terdiri atas
a)Ragam dari sudut pandang bidang/pokok persoalan. Misalnya, ragam bahasa bidang politik (istilah khusus)
b) Ragam menurut sarananya: ragam lisan dan tulisan Karakteristik Ragam Bahasa Tulis
• Accuracy (akurat) yaitu kelogisan segala informasi atau gagasan yang dituliskan
• Bravety (ringkas) yaitu pengungkapan gagasan yang ringkas, tidak menggunakan kata-kata mubazir
• Clarity (jelas) yaitu tulisan mudah dipahami, penalaran jelas, tidak menimbulkan tafsir ganda.
Ragam Bahasa Berdasarkan Wacana :
1. Ragam Ilmiah: bahasa yang digunakan dalam kegiatan ilmiah, ceramah, tulisan-tulisan ilmiah
2. Ragam Populer: bahasa yang digunakan dalam tulisan sehari-hari dan dalam pergaulan sehari-hari
Ragam Bahasa Baku :
• Ciri Ragam Bahasa Baku :
1. Kemantapan dinamis
2. Kecendekiaan
3. Keseragaman kaidah
• Ciri Struktur bahasa Indonesia Baku :
1. Lengkap secara morfologis
2. Lengkap secara struktur
3. Penggunaan jenis kata/diksi yang tepat
4. Penggunaan kalimat yang efektif
5. Keparalelan/kesejajaran
sumber http://blog-kuliah.blogspot.com/2012/12/ragam-bahasa-indonesia_7.html#ixzz2Ipx9uoqQ
Sabtu, 24 Maret 2012
Interaksi Manusia dan Komputer
interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara manusia dan komuter yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi interface komputer agar dapat dengan mudah digunakan manusia. Ilmu ini berusaha menemukan cara yang paling efisien untuk merancang pesan. Sedangkan interaksi manusia dan komputer sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan.
ilmu ini terbagi dalam 3 sub bidang yaitu :
1. Ergonomi dimana interaksi manusia komputer berkaitan dengan bentuk fisik mesin
2. Faktor manusia yang berkaitan dengan faktor faktor psikologis
3. interaksi manusia komputer
beberapa aspek yang menjadi fokus perancangan sebuah interface adalah :
ilmu ini terbagi dalam 3 sub bidang yaitu :
1. Ergonomi dimana interaksi manusia komputer berkaitan dengan bentuk fisik mesin
2. Faktor manusia yang berkaitan dengan faktor faktor psikologis
3. interaksi manusia komputer
beberapa aspek yang menjadi fokus perancangan sebuah interface adalah :
- Metodologi dan proses yang digunakan dalam perancangan sebuah antarmuka.
- Metode implementasi antarmuka.
- Metode evaluasi dan perbandingan antarmuka.
- Pengembangan antarmuka baru.
- Mengembangkan sebuah deskripsi dan prediksi atau teori dari sebuah antarmuka baru
8 aturan disain interface :
- upayakan untuk konsisten
- memungkinkan pengguna sering menggunakan shortcut
- penawaran feedback yang informatif
- disain dialog untuk menghasilkan penutupan
- penawaran kesalahan pencegahan dan penanganan masalah sederhana
- izin tindakan pemulihan
- dukungan internal lokus kontrol
- kurangi beban memori jangka pendek
media interface manusia dan komputer
- media tekstual
- media GUI
tujuan interaksi manusia dan komputer adalah untuk mempermudah manusia mengoperasikan komputer dan mendapatkan feedback yang diperlukan ketika ia bekerja pada sebuah sistem komputer.
sistem IMK
HCIS = f (h,m,e,i,t)
dimana :
HCIS = sistem manusia dan komputer
h = subsistem manusia
m = subsistem mesin
e = subsistem lingkungan
i = interaksi manusia dengan sub sub sistem
t = waktu, lamanya interaksi terjadi
aplikasi IMK digunakan di semua lapisan pekerjaan dan masyarakat contoh :
- perkantoran
- kendali proses
- seleksi / pemilihan
- penerbangan
- disain pekerjaan
- komunikasi
Sumber :
Jumat, 06 Januari 2012
Project Integration Management (Manajemen Integrasi)
Integrasi Manajemen Proyek adalah proses yang diperlukan untuk memastikan bahwa unsur-unsur berbagai proyek dikoordinasikan secara efektif. Integrasi manajemen adalah praktek membuat sesuatu di setiap bagian dari proyek ini adalah terkoordinasi.
Kunci sukses keseluruhan proyek : Project Integration Management yang baik.
· Manajer Proyek harus mampu mengintegrasikan seluruh knowledge area selama project life cycle berlangsung
· Kebanyakan manajer proyek terlalu berfokus pada halhal yang detail tetapi melupakan big picture dari proyek yang sedang dikerjakan
· Manajemen Integrasi Proyek, bukanlah integrasi perangkat lunak
· Manajemen Integrasi Proyek: termasuk Interface
· Management (identifikasi dan manajemen poin-poin interaksi antar elemen-elemen dalam proyek
Proses dan overview Project Integration Management
Sembilan proses project integration management dapat menjelaskan bidang ilmu dan berbagai pengalaman praktis di manajemen proyek, dari sudut pandang komponen-komponen prosesnya. Proses-proses tersebut diorganisasikan menjadi sembilan bidang ilmu yang akan dijelaskan dibawah ini:
• Manajemen Lingkup Proyek, menjelaskan proses-proses yang dibutuhkan, agar dapat
dipastikan bahwa proyek telah mencakup seluruh pekerjaan yang benar-benar
dibutuhkan, agar proyek berhasil diselesaikan. Terdiri dari persiapan, perencanaan
lingkup, penetapan lingkup, verifikasi dan pengendalian perubahan lingkup.
• Manajemen Waktu Proyek, menjelaskan proses-proses yang dibutuhkan agar dapat
dipastikan proyek selesai tepat waktu. Terdiri dari penetapan aktifitas,
pengurutan aktifitas, perkiraan lama aktifitas, serta penyusunan dan pengendalian
jadwal.
• Manajemen Biaya Proyek, menjelaskan proses-proses yang dibutuhkan agar dapat
dipastikan proyek selesai, sesuai dengan anggaran yang disetujui. Terdiri dari
perencanaan sumber daya, perkiraan biaya, anggaran biaya dan pengendalian biaya.
• Manajemen Sumber Daya Manusia Proyek, menjelaskan proses-proses yang dibutuhkan
untuk menggunakan sumber daya manusia yang terlibat dalam proyek, secara paling
efektif. Terdiri dari perencanaan organisasi, perekrutan staff dan pembangunan tim
kerja.
• Manajemen Komunikasi Proyek, menjelaskan proses-proses yang dibutuhkan untuk dapat
dipastikan agar informasi proyek dapat dikumpulkan, disusun, disebar, dan
disimpan. Terdiri dari perencanaan komunikasi, distribusi informasi, pelaporan
kinerja,dan penyelesaian administratif.
• Manajemen Resiko Proyek, menjelaskan proses-proses yang berhubungan dengan
pengidentifikasian resiko, kuantifikasi resiko, penyusunan penanggulangan resiko
dan pengendalian penanggulangan resiko.
• Manajemen Pengadaan Proyek, menjelaskan proses-proses yang dibutuhkan untuk
menghasilkan barang atau jasa dari pihak lain. Terdiri dari perencanaan pengadaan,
perencanaan tata cara undangan ke peserta, rapat undangan peserta, pemilihan
peserta, pemilihan mitra, pelaporan serta administrasi kontrak kerja dan
penyelesaian kontrak.
• Manajemen Integrasi Proyek, menjelaskan berbagai proses yang dibutuhkan, agar
dapat dipastikan, berbagai elemen dari proyek dikoordinasikan dengan baik.
Manajemen integrasi terdiri dari pembuatan rencana proyek, pelaksanaan rencana
proyek dan pengendalian perubahaan secara keseluruhan
Kerangka kerja integrasi manajemen proyek. Pengembangan, atribut, dan elemen umum dari sebuah
rencana proyek .
Berpikir tentang proyek, sama artinya dengan menuangkan gagasan-gagasan dalam sebuah kerangka konsep. Semakin matang konseptualisasi sebuah proyek, semakin mudah perencana proyek merunut semua aktivitas yang berjalan dalam rentang waktu pelaksanaan proyek hingga titik pencapaian tujuan. Berawal dari tahap inilah, suatu proyek diperkirakan kelayakannya. Selanjutnya konsepsi dituangkan dalam sebuah perencanaan yang biasanya berbentukproposal.
Bersamaan dengan terbitnya gagasan, penyusunan konsep dan proposal, kerangka kerja manajemen proyek mulai dilaksanakan. Di dalam kerangka kerja, lebih dulu disepakati terminologi dan pandangan terhadap proyek yang akan dilakukan. Sedemikian rupa harus dipahami tentang konteks penerapan proyek, gambaran jelas tentang lingkungan proyek yang akan direncanakan, dan cara memahami berbagai proses interaksi yang secara umum terjadi dalammanajemenproyek.
Manajemen proyek dalam hal ini berarti penerapan pengetahuuan, ketrampilan, sarana dan teknik untuk menjalani segala aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan proyek. Ruang lingkup pengetahuan tentang manajemen proyek (project management knowledge)meliputi: :
\(i) manajemen integrasi proyek, terdiri dari ;
pengembangan perencanaan proyek, pelaksanaan proyek dan kontrol terhadap perubahan secara terpadu. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh elemen proyek terkoordinasidenganbaik.
(ii) manajemen ruang lingkup proyek ;
dimulai pada saat proyek ditetapkan lalu tahap perencanaan, perumusan proyek, verifikasi proyek hingga pengawasan, sehingga dipastikan pekerjaan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan syarat keberhasilan proyek.
(iii) manajemen waktu ;
mulai dari merumuskan aktivitas-aktivitas, tahapan aktivitas, perkiraan waktu yang dibutuhkan, penyusunan jadwal hingga kontrol kerja. Manajemen waktu penting dalam memperkirakan berapa panjang waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu proyek sehingga dijamin selesai pada waktunya.
(iv) manajemen biaya ;
meliputi perencanaan sumber daya, perkiraan besarnya biaya, penganggaran hingga kontrol pembelanjaan. Hal ini penting, terutama untuk pengajuan dana proyek kepada donor sehingga dalam pelaksanaannya proyek dipastikan selesai sesuai dengan biaya yang telah dianggarkan.
(v) manajemen mutu ;
dimulai dari perencanaan mutu, jaminan dan kontrol, penetapan standar yang ingin dicapai suatu proyek penting sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan bagi pelaksana proyek maupun pihak-pihak lain (stakeholder).
(vi) manajemen sumber daya manusia (SDM) ;
mulai dari perencanaan organisasi, persiapan staf dan persiapan tim karena sebuah tim pelaksana proyek harus terdiri atas manusia-manusia yang memiliki kemampuan, dedikasi dan integritas. Manajemen SDM ini penting untuk menyusun komposisi SDM yang efektif bagi pelaksanaan proyek.
(vii) manajemen komunikasi proyek, terdiri atas ;
perencanaan komunikasi, sistem penyebaran informasi, pelaporan kinerja dan aspek administratif lain, ini untuk memastikan informasi seputar pelaksanaan proyek dapat dikelola denganbaik.
(viii)manajemen resiko
mulai dari identifikasi resiko, perencanaan manajemen resiko, analisa kualitatif dan kuantitatif resiko, perencanaan respon, monitoring dan kontrol resiko yang mungkin muncul (butir ini paling jarang dipersiapkan oleh sebagian besar pelaksana proyek, sehingga ketika muncul krisis tidak mampu menanggapi dengan cepat dan tepat). Proses ini erat kaitannya dengan identifikasi, analisis dan respon terhadap resiko yang muncul.
(ix)manajemen pengadaan
mulai dari perencanaan pengadaan, perencanaan kebutuhan sumber daya hingga segala urusan administrasi kontrak-kontrak, bagian ini tampaknya sepele, tapi menjadi penting ketika ditemukan bahwa pelaksana proyek perlu bantuan dari pihak luar atau pihak lain, misalnya dari donor, mitra kerja ataupun dari pemerintah.
Langganan:
Postingan (Atom)
